BikersMu di Indonesia
Karanganyar — Komunitas BikersMu Chapter Klaten mencatat sejarah baru dengan menyelenggarakan Touring Baitul Arqam pada 27–28 Juni 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang diikuti 53 peserta ini menjadi pelaksanaan Baitul Arqam pertama bagi komunitas BikersMu di Indonesia, sekaligus menandai lahirnya model perkaderan Muhammadiyah berbasis komunitas motor.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh BikersMu Chapter Klaten di bawah pembinaan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) dan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten, dengan pelaksanaan pelatihan dipercayakan kepada Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Klaten. Mengusung tagline "Baitul Arqam, Santai Menggembirakan", pelatihan dirancang agar proses kaderisasi berlangsung secara sistematis dengan suasana yang hangat, interaktif, dan menyenangkan tanpa mengurangi kedalaman materi.
Bagi BikersMu Chapter Klaten, penyelenggaraan Baitul Arqam merupakan implementasi nyata dari semboyan "Melaju Bersama Dakwah", yakni menjadikan komunitas motor bukan hanya sebagai wadah silaturahmi dan penyaluran hobi, tetapi juga sebagai media dakwah dan kaderisasi Persyarikatan Muhammadiyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan touring bersama dari Basecamp BikersMu Chapter Klaten menuju lokasi pelatihan di BLK Karanganyar. Setibanya di lokasi, peserta mengikuti pembukaan yang diawali dengan serah terima mandat pelaksanaan pelatihan dari Ketua pelaksana kegiatan Baitul Arqam BikersMu Chapter Klaten kepada Ketua MPKSDI PDM Klaten sebagai penyelenggara Baitul Arqam.
Selanjutnya peserta mengikuti pre-test sebelum memasuki lima sesi materi pada hari pertama yang berlangsung hingga pukul 22.30 WIB. Memasuki Ahad dini hari, peserta melaksanakan Salat Tahajud, Fathul Qulub, dan Salat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan kegiatan fun game, urus diri, serta sarapan bersama. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Materi Sesi VI, penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL), post-test, dan diakhiri dengan penutupan resmi Baitul Arqam. Setelah seluruh rangkaian selesai, peserta kembali melakukan touring melalui rute Karangpandan–Matesih sebelum kembali ke Klaten.
Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan dari para narasumber, yaitu Asep Nugroho, S.Pd., Sulistiono Shalladin Albany, M.Pd.I., H. Rusdi Santoso, M.Ag., H. Iskak Sulistiya, Suyono, S.Pd.I., M.S.I., Ust. H. Muhammad Sobri, Lc., M.H., dan Tri Yulianto, S.Pd. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan ideologi Muhammadiyah, Islam Berkemajuan, dakwah komunitas, kepemimpinan, penguatan karakter kader, hingga penyusunan rencana tindak lanjut sebagai implementasi hasil perkaderan.
Dalam pemaparannya, Ketua PDM Klaten, H. Iskak Sulistiya, menegaskan pentingnya internalisasi Risalah Islam Berkemajuan sebagai fondasi ideologi kader Muhammadiyah.
"Komunitas harus menjadi medan dakwah yang mencerahkan, membawa kesejahteraan, dan mampu membangun peradaban sesuai nilai Islam Berkemajuan," tegasnya.
Sementara itu, H. Rusdi Santoso, M.Ag., menyampaikan bahwa Baitul Arqam BikersMu merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan dakwah Persyarikatan.
"Dakwah kini harus hadir di berbagai ruang, mulai dari budaya hingga jalan raya, sebagai gerakan Islam yang mencerahkan dan memajukan," ujarnya.
Ketua MPKSDI PDM Klaten, Suyono, S.Pd.I., M.S.I., menegaskan bahwa komunitas memiliki peran penting dalam proses kaderisasi Muhammadiyah.
"Setiap putaran roda komunitas harus membawa nilai perjuangan Persyarikatan. Komunitas tidak boleh berhenti pada ruang hobi, namun wajib menjadi ruang kaderisasi dan pengabdian," jelasnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini juga disampaikan oleh Ketua LSBO PDM Klaten, Gunawan Wakhid Hasyim, M.Pd., yang menilai Baitul Arqam BikersMu sebagai bentuk adaptasi kreatif sistem perkaderan Muhammadiyah di lingkungan komunitas. Senada dengan itu, Ketua LDK PDM Klaten, Sigit Trijaryanto, M.Pd., menyebut kegiatan tersebut semakin memperkuat solidaritas komunitas BikersMu dalam bingkai dakwah Persyarikatan.
Ketua Panitia Tri Praptama bersama Ketua BikersMu Chapter Klaten, Sofyan Aji Wibowo, berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya kader-kader BikersMu yang memiliki pemahaman ideologi Muhammadiyah yang kuat, berakhlak Islami, serta mampu menjadi teladan di jalan maupun di tengah kehidupan bermasyarakat. Harapan tersebut selaras dengan semboyan BikersMu, "Melaju Bersama Dakwah," yang menjadikan setiap perjalanan bukan sekadar aktivitas berkendara, melainkan juga media syiar Islam dan pengabdian kepada Persyarikatan.
Lebih dari sekadar suksesnya penyelenggaraan kegiatan, Baitul Arqam BikersMu Chapter Klaten mendapat perhatian luas karena menghadirkan terobosan baru dalam sistem perkaderan Muhammadiyah. Selama ini, Baitul Arqam lebih banyak dilaksanakan di lingkungan Organisasi Otonom (Ortom) maupun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Inisiatif BikersMu Chapter Klaten menyelenggarakan Baitul Arqam di lingkungan komunitas motor dipandang sebagai inovasi yang memperluas jangkauan kaderisasi Persyarikatan ke basis-basis komunitas tanpa meninggalkan nilai, tujuan, dan sistem perkaderan Muhammadiyah.
Atas inovasi tersebut, apresiasi mengalir dari berbagai pihak, di antaranya Pimpinan BikersMu Pusat, Pimpinan BikersMu Wilayah Jawa Tengah, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten, serta Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang menyampaikan dukungan dan ucapan selamat melalui pesan video terhadap lahirnya model kaderisasi berbasis komunitas ini. Berbagai pihak berharap inovasi tersebut dapat direplikasi oleh komunitas-komunitas Muhammadiyah di berbagai daerah sebagai ikhtiar memperluas gerakan dakwah dan kaderisasi Persyarikatan.
Pelaksanaan Baitul Arqam BikersMu Chapter Klaten diharapkan menjadi model rujukan (best practice) bagi pengembangan perkaderan Muhammadiyah berbasis komunitas di Indonesia. Kehadirannya membuktikan bahwa kaderisasi Muhammadiyah dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai gerakan Islam berkemajuan yang berlandaskan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Dengan semangat "Baitul Arqam, Santai Menggembirakan" yang diusung MPKSDI PDM Klaten serta semboyan "Melaju Bersama Dakwah" yang menjadi identitas BikersMu, kegiatan ini diharapkan menjadi awal lahirnya gerakan kaderisasi komunitas yang semakin luas, inklusif, dan berkemajuan di lingkungan Muhammadiyah Indonesia.
Oleh: Team Media BikersMu Chapter Klaten