BikersMU Melaju Bersama Dakwah
Beranda | Profil | Info&Berita | Tips&Trik | Roda Dakwah | Galeri | Merchandise&Gear | E-BisnisMU | Kontak
1. Teknik Dasar Pengereman.
- Pastikan gas sudah tertutup penuh sempurna / sudah balik ke posisi normal.
- gunakan ke-2 rem (depan dan belakang) scr bersamaan. Idealnya rasio pengereman 60℅ depan dan 40℅ rem belakang. Atau 70:30 utk jalan kering.
- Hindari rem mengunci (panic braking) : tekan rem scr bertahap dan halusspt anda memeras kain, bukan ditarik dan diinjak mendadak yg menyebabkan tergelincir.
- Gunakan 4 jari mengerem tuas depan agar tenaga pengereman maksimal dan terkontrol
2. Pengereman sesuai kondisi jalan.
- jalan menikung : kurangi kecepatan sblm masuk tikungan. Hindari pengereman keras di tikungan krn dpt menyebabkan motor kehilangan traksi dan tegak mendadak.
- Jalanan Turunan : maksimalkan fungsi rem depan utk menahan beban kendaraan agar tdk meluncur tll cepat. Bantu dgn engine brake yaitu menurunkan gigi presneling pd motor manual.
- Jalan Licin) basah : pengereman di jalan basah bisa 2 atau 3 kali lebih jauh. Kurangi kecepatan dan gunakan rem belakang yg lebih dominan, hindari pengereman depan yg lebih keras
3. Manajemen jarak dan waktu.
- aturan 3 detik : jaga jarak aman dgn kendaraan didepan. Gunakan 3 detik jarak aman dgn memilih obyek statis di jalan (seperti tiang atau pohon) , hal ini akan memberikan 1 detik reaksi otak dan 2 detik utk rekasi kendaraan berhenti saat rem.
- Perhatikan kecepatan: semakin cepat kendaraan anda, semakin jauh jarak aman yg dibutuhkan (misal kecepatan 60km/jam butuh 50m jarak pengereman.
🙏🙏🙏
Jump to